About me

Bogor, Jawa Barat, Indonesia

Kamis, 07 April 2016

Kriteria Jaringan Komputer



Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:
A.    Berdasarkan Distribusi Sumber Informasi/Data
1.      Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer client dan server yang mana komputer klien yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server.
2.      Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klien membentuk sistem jaringan tertentu.
B.     Berdasarkan Jangkauan Geografis Dibedakan Menjadi
1.      Jaringan LAN (Local Area Network)
Merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.

2.      Jaringan MAN (Metropolitan Area Network)
Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.
3.      Jaringan WAN (Wide Area Network)
Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.
Jarak (meter)
Network
Contoh area
1 s.d. 10
PAN
Ruangan
10 s.d. 1000
LAN
Gedung
10 s.d. 1000
NAN
RT/RW
1000 s.d. 10.000
CAN
Universitas
10.000 s.d. 100.000
MAN
Kota
100.000 s.d. 1.000.000
WAN
Negara
Di atas 1.000.000
INTERNET
Antar Negara









Tabel B.1 Jaringan komputer berdasarkan Area
C.    Berdasarkan Peranan Dan Hubungan Tiap Komputer Dalam Memproses Data
1.      Jaringan Client-Server
Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
2.      Jaringan Peer-to-peer
Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.
D.    Berdasarkan Media Transmisi Data
1.      Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
2.      Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan

Kabel Jaringan Komputer



Empat jenis kabel jaringan yang umum digunakan saat ini yaitu :
1.      Kabel Coaxial
Terdiri atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat isolasi pertama adalah yang paling dekat dengan kawat konduktor tembaga. Tingkat pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor yang menutup bagian atasnya yang melindungi dari pengaruh elektromagnetik. Sedangkan bagian inti yang digunakan untuk transfer data adalah bagian tengahnya yang selanjutnya ditutup atau dilindungi dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari dari goresan kabel. Beberapa jenis kabel coaxial lebih besar dari pada yang lain. Makin besar kabel, makin besar kapasitas datanya, lebih jauh jarak jangkauannya dan tidak begitu sensitif terhadap interferensi listrik.
Gambar 2.1 : Kabel Coaxial
2.      Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
Kabel twisted pair terjadi dari dua kabel yang diputar enam kali per-inchi untuk memberikan perlindungan terhadap interferensi listrik ditambah dengan impedensi, atau tahanan listrik yang konsisten. Nama yang umum digunakan untuk kawat ini adalah IBM jenis/kategori 3. Secara singkat kabel UTP adalah murah dan mudah dipasang, dan bisa bekerja untuk jaringan skala kecil.
3.      Kabel Shielded Twisted Pair (STP)
Kabel STP sama dengan kabel UTP, tetapi kawatnya lebih besar dan diselubungi dengan lapisan pelindung isolasi untuk mencegah gangguan interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum digunakan pada LAN ialah IBM jenis/kategori 1.
Description: H:\utp-and-stp.jpg
Gambar 3.1 : Contoh Kabel STP dan UTP

4.      Kabel Serat Optik (Fiber Optik)
Kabel serat optik mengirim data sebagai pulsa cahaya melalui kabel serat optik. Kabel serat optik mempunyai keuntungan yang menonjol dibandingkan dengan semua pilihan kabel tembaga. Kabel serat optik memberikan kecepatan transmisi data tercepat dan lebih reliable, karena jarang terjadi kehilangan data yang disebabkan oleh interferensi listrik. Kabel serat optik juga sangat tipis dan fleksibel sehingga lebih mudah dipindahkan dari pada kabel tembaga yang berat.
Description: kabel-arsitektur-lan-1
Gambar 5.1 : Kabel Fiber Optik

IP Address



IP Address
1.      IP Address Versi 4   
Sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah256x256x256x256=4.294.967.296 host
2.      IP Address Versi 6
Sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 6. Panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2128=3,4 x 1038host komputer di seluruh dunia.  Contoh alamat IP versi 6 sebagai berikut :

21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A.


3.      Pengalokasikan IP Address
Proses memilih Network ID dan Host ID yang tepat untuk suatu jaringan.
a.      Network ID
Bagian dari IP address yang digunakan untuk menunjuk jaringan tempat komputer ini berada.
b.      Host ID
Bagian dari IP Address yang digunakan untuk menunjuk workstation, server, router dan semua host TCP/IP lainnya dalam jaringan tersebut.
Gambar 3. : Network & Host ID Pada Tiap Class IP Address

4.      Range IP Address
Tabel 1. 2 : Tabel Range IP Address

IP Address Class

High Orders Bits

Fist Octet

Address Range

Number Of Bits In

The Network Address

Class A

0

0 – 126 (00000001 – 01111110)

8

Class B

10

128 – 191 (10000000 – 10111111)

16

Class C

110

192 – 223 (11000000 – 11011111)

24

Class D

1110

224 – 239 (11100000 – 11101111)

28

Class E

1111

240 – 255 (11110000 – 11111111)

32

127 adalah kelas yang dicadangkan untuk alamat loopback, digunakan untuk pengujian dan tidak dapat diberikan ke jaringan.